Lulusan SMK Disiapkan Untuk Mampu Bekerja
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti-istimewa-radarselatan.bacakoran.co
RadarSelatan.bacakoran.co, BENGKULU - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan arah kebijakan baru untuk pengembangan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Ke depan, SMK akan dipersiapkan untuk mencetak lulusan yang mampu bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha (BMW) secara kompeten dan berdaya saing tinggi.
“Pendidikan di SMK ini adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri bangsa mengembangkan potensi dan keterampilannya,” kata Mu’ti.
BACA JUGA:10 Calon Paskibraka Kaur Siap Mengikuti Seleksi Tingkat Provinsi Bengkulu
BACA JUGA:Waspada! Air Jahe Bisa Berisiko untuk Ibu Hamil dan Penderita Penyakit Ini
Ia mengatakan, lulusan SMK akan dididik menjadi generasi yang serba tahu, serba bisa, dan berakhlak mulia. Mendikdasmen menjelaskan bahwa lulusan SMK masa depan diharapkan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga sertifikat keahlian yang mendukung daya saing dan kesiapan mereka di dunia kerja.
BACA JUGA:Stop Bakar Styrofoam! Ini Bahaya Tersembunyi di Balik Pembakaran Styrofoam
BACA JUGA:Hasil Studi Ungkap Penyebab Mengapa Orang Barat Cebok Pakai Tisu, di Indonesia Pakai Air
Untuk itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan agar Balai Latihan Kerja (BLK) dapat menjadi tempat praktik bagi siswa SMK.
Selain mendorong kesiapan kerja, Mendikdasmen juga menekankan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan di kalangan siswa SMK.
BACA JUGA:Kemendikdasmen: Tes Kemampuan Akademik Gantikan Ujian Nasional
Ia mendorong para murid agar menjadi pribadi yang kreatif dan menjadi insan yang memiliki keberanian untuk berwirausaha, sebagai bagian dari arah kebijakan SMK di masa yang akan datang.
“Kami ingin lulusan SMK tidak hanya menjadi pencari pekerjaan, tetapi juga pencipta lapangan kerja,” katanya.
(cia)