Pentingnya Pengembangan Teknologi dan Inovasi Dalam Penanggulangan Bencana

HADIRI: Wabup Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin didampingi Kepala BPBD, Hen Yevi saat menghadiri Rakornas penanggulangan PB tahun 2024 di Bandung-IST/WAWAN/Rasel-radarselatan.bacakoran.co

radarselatan.bacakoran.co, KOTA MANNA - Sebanyak 447 BPBD yang terdiri dari 36 BPBD Provinsi dan 411 BPBD Kabupaten/Kota menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana (PB) tahun 2024, di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan Rakornas PB 2024 dihadiri oleh lebih dari 2.000 peserta dari unsur di antaranya perwakilan kementerian dan lembaga, DPR RI, duta besar negara sahabat, kepala daerah, BPBD provinsi, unsur pimpinan TNI, Polri, BPBD kabupaten atau kota, akademisi, praktisi, perwakilan dunia usaha, media, dan organisasi masyarakat.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Siapkan Regulasi Penghapusan Aset

Sementara dari Pemkab Bengkulu Selatan, hadir Wakil Bupati (Wabup) BS, H.Rifai Tajuddin,S.Sos, Kapala BPBD Bengkulu Selatan, Hen Yepi dan Kabid Kedaruratan dan Logistik, Akisar Diardi hadir langsung di Rakornas Penanggulangan PB Tahun 2024, dimana acara di buka oleh Wapres RI KH.Prof Dr. Maruf Amin.

BACA JUGA:Mantap, Bayar Pajak dan Bikin KTP Dirancang Cukup di Desa

Kapala BPBD Bengkulu Selatan, Hen Yepi menyampaikan dalam sambutan Ketua Panitia Rakornas PB 2024, Raditya Jati bahwa kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut membahas isu-isu di bidang penanggulangan bencana.

Seperti kebijakan dan strategi, prabencana, kedaruratan dan logistik peralatan, pascabencana, serta tata kelola dan akuntabilitas pada agenda Sidang Komisi di hari pertama yang dibahas bersama perwakilan dari mitra kerja, tingkat pusat dan daerah.

BACA JUGA:Bupati Serahkan Bantuan Hibah Untuk Mendukung Kegiatan Rumah Ibadah di BS

Yang mana kegiatan yang digelar oleh BNPB pada tahun ini mengangkat tema "Pengembangan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana".

“Pentingnya penerapan teknologi dan inovasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanggulangan bencana di tanah air yang mana kejadian bencananya memiliki kecenderungan meningkat setiap tahun," kata Hen Yevi.

BACA JUGA:Damkar Terlambat Datang, Rumah Rata dengan Tanah, Warga Emosi

Selain itu, Wabup BS, H.Rifai Tajuddin menambahkan sesuai tema yang ada yakni pengembangan teknologi dan inovasi penanggulangan bencana.

Ini juga sejalan dengan salah satu dari empat poin resiliensi berkelanjutan yang disampaikan Presiden Jokowi saat pembukaan Platform Global 2 tahun lalu.

BACA JUGA:Dewan Dorong Penyediaan Kontainer Sampah Disetiap Desa

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan