Ribuan Hewan Ternak di Bengkulu Terpapar Penyalit Ngorok
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni-Istimewa-radarselatan.bacakoran.co
radarselatan.bacakoran.co, BENGKULU - Ribuan ekor ternak sapi dan kerbau di Bengkulu terjangkit penyakit ngorok. Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinakeswan) Provinsi Bengkulu, terdapat 3.565 ekor hewan ternak terdampak penyakit ngorok. Dari jumlah tersebut, sebanyak 634 ekor mati dan 375 ekor dimusnahkan. Kasus tersebut telah tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni mengatakan, pemerintah Provinsi Bengkulu telah mendistribusikan vaksin ngorok ke wilayah Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:Unjuk Rasa di Kantor DPRD Provinsi Ricuh, Massa Sampaikan Delapan Poin Tuntutan
"Kita telah menerima vaksin ngorok dan telah didistribusikan ke kabupaten/kota guna mencegah penyebaran penyakit ngorok," kata Denni, Jumat (29/8).
Di Bengkulu, tercatat ada 35 ribu hewan termak yang beresiko tertular penyakit ngorok.
BACA JUGA:Jalan Sehat Merah Putih, Menangkan Hadiah Utama Umroh Gratis
Pencegahan sangat penting dilakukan agar tidak menimbulkan kematian pada hewan ternak. Saat ini angka kesembuhan kasus penyakit ngorok masih sangat minim.
"Untuk mencegah penyakit tersebut meluas kita imbau petani agar berhati - hati dan memperhatikan kesehatan hewan ternaknya," ujar Denni.
BACA JUGA:Isu Jual Beli Jabatan Berhembus, Bupati Seluma Murka
Selain mengandalkan vaksin dari pemerintah pusat, Pemerintah Peovinsi Bengkulu juga mendorong agar setiap kabupaten/kota di daerah ini untuk mengadakan vaksin secara mandiri.
"Setiap kabupaten/kota kita harapkan dapat melakukan pengadaan vaksin," demikian Denni. (cia)