Matterhorn, Gunung Paling Berbahaya di Eropa dengan Ribuan Korban Jiwa
Penampakan puncak gunung matterhorn gunung paling berbahaya di eropa-istimewa-radarselatan.bacakoran.co
RadarSelatan.bacakoran.co - Jika Gunung Elbrus dikenal sebagai puncak tertinggi di Eropa, maka predikat gunung paling berbahaya di benua ini kerap disematkan pada Matterhorn.
Gunung ikonik berbentuk piramida di perbatasan Swiss–Italia ini memang terkenal indah, namun juga mematikan.
Dengan ketinggian 4.478 meter di atas permukaan laut, Matterhorn menjadi salah satu gunung Alpen yang paling sering didaki.
BACA JUGA:Gunung Rawung dan Gung Kerinci, Jalur Pendakian Paling Ekstrem di Indonesia, Cocok Untuk Tempat Uji Nyali
Namun, daya tariknya justru membawa risiko besar. Catatan sejarah menyebutkan, sejak pendakian pertama pada 1865, lebih dari 500 orang telah kehilangan nyawa di lerengnya akibat longsoran batu, jatuh, dan cuaca ekstrem yang berubah drastis.
Gunung ini berada di Pegunungan Alpen, dekat resor ski Zermatt (Swiss) dan Cervinia (Italia).
Ketinggiannya 4.478 meter, termasuk salah satu puncak Alpen paling menantang.
Karakteristik gunung ini merupakan tebing curam dengan jalur sempit, rentan longsoran batu, serta perubahan cuaca mendadak.
BACA JUGA:Dua Gunung Paling Mistis di Indonesia, Penuh Misteri dan Legenda Yang Membuat Bergidik
Meski teknis pendakian sudah terbantu dengan jalur tetap dan fasilitas modern, Matterhorn tetap menelan korban hampir setiap tahun.
Ahli gunung menilai Matterhorn berbahaya karena kombinasi tingkat kesulitan teknis, medan curam, dan cuaca tak terduga.
Banyak pendaki pemula yang tertarik mencoba karena ketenaran gunung ini, namun justru mengabaikan faktor keselamatan.
BACA JUGA:Dua Gunung Tertinggi di Indonesia dan Keunikannya, Tak Sembarang Orang Bisa Mendaki
Selain Matterhorn, sejumlah gunung lain di Eropa juga dikenal berbahaya, seperti Mont Blanc di Prancis yang mencatat sekitar 100 kematian setiap tahun, menjadikannya salah satu gunung dengan korban terbanyak di dunia.
Dengan reputasi mematikan tersebut, Matterhorn tetap menjadi magnet bagi pendaki dari seluruh dunia, sekaligus pengingat bahwa keindahan pegunungan Eropa datang dengan risiko besar. (**)