Bupati Seluma Tegaskan Tahun 2026 Masih Berat, Masih Terdampak Efisiensi Anggaran

Sabtu 30 Aug 2025 - 18:00 WIB
Reporter : Fauzan
Editor : Suswadi AK

radarselatan.bacakoran.co - TAIS, Setelah tahun 2025 ini nyaris tanpa ada pelaksanaan pembangunan fisik karena anggaran ditarik oleh pemerintah pusat.

Berkaitan dengan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan. Bupati Seluma Teddy Rahman mengatakan untuk tahun 2026 beban pemerintah daerah masih tetap berat. 

BACA JUGA:Jaksa Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara

Hal ini berdasarkan instruksi Presiden Prabowo pada saat menyampaikan pidato kenegaraan pada HUT Kemerdekaan RI ke 80 beberapa waktu lalu.

Dimana tahun 2026 nanti, masih tetap akan dilakukan efisiensi anggaran. Sehingga akan dilakukan pengurangan anggaran dana alokasi khusus (DAK), serta dana alokasi umum (DAU) yang diberikan ke daerah. 

BACA JUGA:Kejari Bengkulu Selatan Gelar Pawai dan Olahraga Bersama

"Jika menyimak penyampaian pidato Presiden Prabowo. Maka tahun 2026 masih akan diberlakukan efisiensi anggaran. Sehingga dipastikan bahwa anggaran DAK dan DAU akan dipangkas. Bahkan untuk DAK batal dikucurkan seperti tahun 2025. Maka beban daerah akan semakin  berat," ujar Bupati Seluma Teddy Rahman

Bupati mengatakan beban daerah semakin berat. Karena pada tahun 2026, Pemkab Seluma sudah harus membayar gaji CPNS secara penuh. Karena tahun 2026 mereka diangkat 100 persen. 

BACA JUGA:7 Langkah Pemkab Kaur Cegah Inflasi

Belum lagi 901 PNS baru tersebut harus diberikan Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP). Serta tambahan beban pembayaran gaji tenaga PPPK tahap I yang akan menerima SK pada awal Oktober. 

"Salah satu beban yang akan bertambah berat yakni belanja pegawai. Tahun 2026 akan meningkat lagi. Padahal tahun 2025 ini saja belanja pegawai sudah 60 persen dari APBD. Serta ini sudah tidak sehat lagi," ujar Bupati Seluma.

BACA JUGA:Pengusulan 3 Honorer Di Kabupaten Kaur Menjadi PPPK Paruh Waktu Dibatalkan

Namun meskipun demikian, Bupati Seluma mengaku dirinya akan memperjuangkan ke sejumlah kementrian. Untuk terus melobi anggaran DAK bagi seluruh OPD. 

Terutama DAK fisik. Sehingga tahun 2026 bisa dilaksanakan pembangunan fisik baik jalan maupun jembatan. 

BACA JUGA:Maksimalkan Pengawasan, Dua APIP Dilantik

Kategori :