Libatkan Semua Pihak Cegah Pernikahan Dini di Bengkulu Selatan

Kepala DPPKB-P3A Bengkulu Selatan Ferry Kusnadi-Wawan Suryadi-radarselatan.bacakoran.co

KOTA MANNA - Dalam upaya untuk menekan angka kasus pernikahan dini dan mencegahnya di kalangan remaja di Bengkulu Selatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKB-P3A) Kabupaten Bengkulu Selatan bersama para penyuluh Keluarga Berencana (KB) dan semua pihak terus melakukan edukasi remaja melalui program Keluarga Berencana (KB).
Dengan kegiatan penyuluhan, Pemerintah daerah berupaya memberikan pemahaman kepada para remaja mengenai dampak buruk pernikahan dini, baik terhadap kesehatan, psikologis, maupun masa depan mereka.

BACA JUGA:Ratusan Warga Terdampak Banjir Terima Bantuan Pangan CPPD Dari Pemkab Bengkulu Selatan

BACA JUGA:Bupati Minta Pejabat Eselon II Hingga Staf Pindah KTP SelumaZ

Apalagi, remaja merupakan kelompok penting dalam upaya pencegahan stunting masa akan datang. Karena mereka kelak akan menjadi orang tua yang berperan besar dalam tumbuh kembang anak mereka.
“Remaja adalah calon orang tua. Karena itu mereka harus dibekali pemahaman tentang pentingnya hidup sehat, termasuk menjaga pola makan bergizi seimbang. Dengan begitu, mereka bisa menyiapkan generasi yang lebih sehat di masa depan,” kata Kepala DPPKB-P3A Bengkulu Selatan, Ferry Kusnadi, SE.

BACA JUGA:Bengkulu Selatan Terima Penghargaan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Dari Kemendukbangga/BKKBN RI

BACA JUGA:DPRD Seluma Pastikan Pembahasan RAPBD 2026 Tepat Waktu

Ferry menambahkan, melalui kegiatan penyuluhan para remaja diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka. Remaja diharapkan ikut menyuarakan isu stunting dan bahaya pernikahan dini kepada masyarakat luas.
Selain melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah, DPPKB-P3A juga aktif berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap calon pasangan muda serta memastikan proses pernikahan sesuai ketentuan.

BACA JUGA:5 Jabatan Eselon II, Pelantikan Bakal Serentak Sekda

BACA JUGA:DPRD Bengkulu Selatan Minta Pengawasan di SPBU Diperketat untuk Atasi Kelangkaan BBM

“Secara rutin selalu berkoordinasi dengan banyak pihak untuk memastikan edukasi pernikahan dini berjalan efektif. Kami juga gencar melakukan pertemuan lintas sektor agar semua pihak berperan dalam memberikan pemahaman secara luas,” pungkasnya. (one)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan