radarselatan.bacakoran.co - TAIS, Meskipun sebelumnya sempat mengalami stagnan, saat ini kasus demam berdarah dangue (DBD) di Kabupaten Seluma kembali merangkak naik.
Sebelumnya jumlah kasus DBD tercatat 275 kasus saat ini sudah 281 kasus. Atau terjadi penambahan 6 kasus dalam beberapa hari terakhir ini.
BACA JUGA:Masa Jabatan 191 Kades Di Kaur Diperpanjang, Lusa Dikukuhkan
BACA JUGA:Jangan Alih Fungsi Sawah Menjadi Kebun Sawit
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma Rudi Syawaludin didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Masda mengatakan,
saat ini Dinas Kesehatan masih berjuang untuk menurunkan penularan kasus DBD di Kabupaten. Dengan terus melakukan penanganan melalui petugas medis yang ada di puskesmas.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Pastikan Dua Wilayah Pedalaman Merdeka Sinyal
BACA JUGA:Jangan Nambah Libur, Masuk Sekolah Tanggal 8 Juli
"Sebelumnya sempat stagnan. Tidak ada penambahan dengan jumlah kasus 275. Namun beberapa hari ini kembali naik, jumlah kasus DBD menjadi 281 kasus," tegas Masda.
Menurutnya saat ini Dinas Kesehatan sudah melakukan pemberantasan jentik nyamuk. Dengan melakukan fogging. Kemudian membagikan bubuk abate kepada masyarakat. Untuk memberantas nyamuk penyebab DBD.
BACA JUGA:15 Calon Penerima Beasiswa Sawit Melaju ke Tahap Wawancara
BACA JUGA:Bupati Ingatkan Seluruh Kontraktor
"Kami sudah melakukan pemogingan kemudian juga membagikan bubuk abate kepada masyarakat. Agar nyamuk penyebab DBD bisa diberantas," pungkas Masda. (rwf)