Pemprov Bengkulu Gelar Doa Bersama, Gubernur: Terus Jaga Persatuan dan Kesatuan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu Profesor Zurkarnain Dali-istimewa-radarselatan.bacakoran.co
radarselatan.bacakoran.co - BENGKULU, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menggelar doa bersama dengan tema Doa Akbar untuk Negeri, Minggu (31/8/2025).
Doa bersama ini dilakukan merespons peristiwa yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Berupaya Perkuat Sektor Pangan Mulai dari Desa
Doa dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Profesor Zurkarnain Dali, diikuti Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, pelajar, perbankan, hingga masyarakat umum.
"Pada hari ini kami berkumpul dan menengadahkan tangan memohon doa kepada-Mu atas nikmat yang Engkau berikan selama ini. Jadikanlah kami masyarakat yang selalu menjaga persatuan dan kesatuan di Bumi Merah Putih ini," kata Zurkarnain Dali.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Usulkan 4.471 Tenaga Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus jaga persatuan-kesatuan, jangan mudah terprovokasi, dan bertindak anarkis.
"Kita berdoa untuk Indonesia yang lebih baik, untuk Indonesia yang berdaulat. Saya berpesan, jangan mudah terprovokasi, dan bertindak anarkis," kata Helmi.
BACA JUGA:Puluhan Warga Seluma Tertipu Investasi Bodong, Ini Kata Kapolres Seluma
Seperti diketahui, gelombang unjuk rasa terjadi di Indonesia terjadi sejak 28 Agustus 2025. Aksi ini dipicu atas kebijakan ekonomi dan politik yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.
Unjuk rasa semakin meluas pasca kematian salah satu pengemudi ojek Affan yang tewas terlindas kendaraan barakuda Brimob, saat unjuk rasa di Jakarta. (cia)