Gubernur Paparkan Capaian Kerja Tahun 2025
PAPARKAN: Gubernur dan Wagub Bengkulu memaparkan capaian kinerja tahun 2025-Lisa Rosari-radarselatan.bacakoran.co
BENGKULU - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan sejumlah capaian dan program kerja yang telah dilaksanakan bersama Wakil Gubernur Mian sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Sejumlah capaian itu adalah penyerahan ratusan ambulans ke desa di wilayah Provinsi Bengkulu. "kami sudah menyerahkan ratusan ambulans ke setiap desa, serta mengerjakan pembangunan infrastruktur jalan hingga ke wilayah pedesaan," kata Helmi, Kamis (1/1).
Helmi memastikan, program tersebut akan berlanjut pada tahun 2026.
"Masih ada beberapa pekerjaan ambulans dan infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya terselesaikan dan akan dilanjutkan tahun 2026," ujar Helmi.
BACA JUGA:Disdukcapil Bengkulu Selatan Imbau Warga Lengkapi Dokumen Akta Kelahiran
BACA JUGA:Ternyata Masih Banyak KPM di Bengkulu Selatan Belum Terima Bansos
Tak hanya fokus pada ambulans dan infrastruktur, Helmi - Mian juga telah menjalankan berbagai aksi sosial melalui Gerakan Senabung, seperti sedekah nasi bungkus, kepedulian terhadap anak yatim, serta bantuan bagi para janda.
Aksi sosial tersebut bertujuan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, sejalan dengan prinsip Bantu Rakyat, sekaligus mengajak ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk ikut berkontribusi.
Selain itu, program BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat Bengkulu juga telah direalisasikan oleh Helmi - Mian guna memudahkan masyarakat kurang mampu dalam memperoleh pelayanan kesehatan di rumah sakit.
BACA JUGA:Warga Keluhkan Traffic Light Pasar Tais Mati Bertahun-tahun
BACA JUGA:Akhirnya Gaji PPPK Tahap I Tuntas Dibayarkan
Di bidang ketenagakerjaan, pembukaan lowongan kerja yang dilaksanakan di Balai Raya Semarak Bengkulu beberapa waktu lalu menjadi salah satu langkah konkret dengan target menekan angka pengangguran di Provinsi Bengkulu.
Gubernur optimistis capaian tahun 2025 akan menjadi fondasi untuk kinerja yang lebih baik pada 2026, dengan fokus pada program-program yang benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Salah satunya terkait normalisasi drainase dan sungai di Bengkulu dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota.
BACA JUGA:Waspada! Korsleting Listrik Pemicu Kebakaran di Kaur
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Tanam Pohon Serentak, Pemkab Kaur Ikut Secara Daring
"Kita ingin melibatkan kabupaten dan kota terkait normalisasi siring (drainase) hingga sungai," ujar Helmi.
Helmi mengaku sudah berkomunikasi dengan dinas PU Kabupaten/Kota guna memetakan kondisi sungai dari hulu hingga hilir sesuai kewenangan masing-masing.
"Saya sudah meminta PU menggelar rapat koordinasi dengan PU kabupaten dan kota," kata Helmi. (cia)