Warga Keluhkan Traffic Light Pasar Tais Mati Bertahun-tahun
MATI: Traffic Light di Simpang Depan BRI Tais yang mati dan sudah rusak lebih dari 2 tahun-Fauzan-radarselatan.bacakoran.co
TAIS - Warga Kota Tais mengeluhkan Keberadaan traffic light yang terpasang di simpang tiga BRI Pasar Tais, sudah dua Tahun lebih tidak berfungsi. Padahal pada siang hari lalu lintas di kawasan tersebut terbilang padat.
Salah seorang warga, Doni (32), salah seorang warga, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Dirinya menilai traffic light itu sejak lama tidak pernah berfungsi sebagaimana mestinya dan terkesan dibiarkan.
BACA JUGA:Akhirnya Gaji PPPK Tahap I Tuntas Dibayarkan
BACA JUGA:Waspada! Korsleting Listrik Pemicu Kebakaran di Kaur
"Sudah lama tidak berfungsi. Setahu saya sudah lebih dari dua tahun. Mana pernah berfungsi," ujar Doni kepada wartawan.
Menurutnya, fasilitas tersebut seharusnya bisa memberikan manfaat jika benar-benar difungsikan, bukan sekadar dipasang lalu ditelantarkan.
"Jika difungsikan mungkin bisa berguna. Daripada dipasang tapi tidak difungsikan kan mubazir,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan dan Permukiman Kabupaten Seluma, Erlan Suadi, SP, M.AP menjelaskan bahwa traffic light tersebut bukan merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Seluma.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Tanam Pohon Serentak, Pemkab Kaur Ikut Secara Daring
BACA JUGA:Pastikan Pembangunan Berlanjut, Tak Hanya Andalkan Dana Daerah: Dinas PUPR BS Juga Lobi Dana Pusat
Erlan mengatakan fasilitas itu merupakan aset milik Pemerintah Provinsi.
"Traffic light itu punya provinsi, bukan kita Seluma,” ujar Erlan Suadi. Meski demikian, dirinya mengaku pihaknya tidak tinggal diam.
Menurutnya, pada awal 2026 mendatang, Disperkimhub Seluma akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi untuk mencari solusi terkait traffic light yang tidak berfungsi tersebut.
"Awal tahun akan kami koordinasikan ke Dishub Provinsi untuk mencari solusi," pungkasnya. (rwf)