Penipu Berkedok Pejabat Meresahkan, Polisi Minta Warga Tak Mudah Percaya

Kasat Binmas Polres Bengkulu Selatan, AKP Kusyadi, SH, M.Si.-istimewa-radarselatan.bacakoran.co

radarselatan.bacakoran.co - KOTA MANNA, Polres Bengkulu Selatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan yang dilakukan dengan cara mencatut nama pejabat pemerintah maupun pimpinan institusi hukum. 

Penipuan dengan modus ini masih sering terjadi dan menyasar masyarakat melalui sambungan telepon, pesan singkat, maupun media sosial.

Kasat Binmas Polres Bengkulu Selatan, AKP Kusyadi, SH, M.Si mengatakan, pelaku penipuan biasanya mengaku sebagai pejabat pemerintah, pimpinan instansi penegak hukum, atau perwakilan lembaga tertentu untuk memperoleh kepercayaan korban.

BACA JUGA:744 Honorer R3 di Kaur Resmi Teken Kontrak PPPK Paruh Waktu

“Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat pemerintah atau pimpinan institusi hukum masih marak terjadi. Masyarakat harus lebih waspada dan tidak mudah percaya apabila menerima telepon atau pesan yang mengatasnamakan pejabat atau institusi tertentu,” kata Kusyadi.

Dikatakan Kusyadi, pejabat pemerintah maupun aparat penegak hukum tidak pernah meminta uang atau bantuan dalam bentuk apa pun melalui telepon atau pesan singkat. Apabila masyarakat menerima permintaan semacam itu, besar kemungkinan merupakan upaya penipuan.

BACA JUGA:Selangkah Lagi, Bengkulu Selatan Segera Miliki Sekda Definitif

Kusyadi mengimbau masyarakat agar tidak langsung menuruti permintaan pelaku dan segera melakukan konfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada instansi terkait.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak membagikan data pribadi, seperti nomor rekening, kode OTP, atau informasi penting lainnya kepada pihak yang tidak dikenal.

BACA JUGA:Pasal Kanebo, Dua Pekerja Pasar Malam Berkelahi, Satu Terluka

“Jika menemukan atau menjadi korban penipuan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Polres Bengkulu Selatan terus melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna menekan angka kejahatan penipuan. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan. (yoh)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan