Perkuat Sinergi Lintas Instansi Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Polres Bengkulu Selatan melaksanakan rakor menghadapi bencana hidrometeorologi-Gio-radarselatan.bacakoran.co
radarselatan.bacakoran.co, KOTA MANNA - Polres Bengkulu Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tanggap Bencana Hidrometeorologi di Aula Command Center Mapolres Bengkulu Selatan yang dihadiri unsur Forkopimda, TNI, BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Tagana, serta sejumlah instansi teknis lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kabag Ops Polres Bengkulu Selatan, AKP Yans Irvai, S.H, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap melanda wilayah Bengkulu Selatan pada akhir tahun.
BACA JUGA:Dorong Kebijakan Politik Anggaran Hadapi Penyempitan Ruang Fiskal
“Rapat koordinasi ini digelar untuk menyamakan langkah dan persepsi semua pihak dalam menghadapi potensi bencana. Kami ingin memastikan kesiapan personel, peralatan, dan rencana operasi tanggap darurat agar penanganan di lapangan bisa lebih cepat dan tepat,” ujar AKP Yans Irvai.
BACA JUGA:Pemdes Talang Benuang Salurkan BLT DD Untuk Masyarakat Kurang Mampu
Ia menegaskan, Polres Bengkulu Selatan berkomitmen penuh mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni dengan menyiagakan personel, sarana prasarana, serta memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan bencana.
BACA JUGA:Usai Bertugas Satu Tahun Di Seluma, 12 Dokter Internship Dilepas
“Polres Bengkulu Selatan siap membantu pemerintah daerah dan masyarakat. Kami menyiapkan tim siaga di setiap kecamatan yang rawan bencana serta memperkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, dan perangkat desa. Harapannya, ketika terjadi bencana, respon penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” lanjutnya.
BACA JUGA:Bupati Seluma Usulkan Bantuan Pengentasan 4.865 RTLH
Kabag Ops juga mengingatkan bahwa fenomena hidrometeorologi merupakan ancaman berulang yang perlu dihadapi secara sistematis dan berkelanjutan, bukan hanya ketika bencana sudah terjadi. Ia menilai, kesiapsiagaan dini dan simulasi penanggulangan bencana perlu terus dilakukan secara rutin di seluruh wilayah kabupaten.
BACA JUGA:Polda Bengkulu Tangkap Produsen Minyak Goreng Sawit Kurang Takaran
“Curah hujan di wilayah Bengkulu Selatan cukup tinggi dan bersifat dinamis. Karena itu, kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan dan terus memperbarui informasi cuaca dari BMKG agar langkah antisipasi bisa dilakukan lebih awal,” tukasnya. (yoh)