Diusulkan 2.653 Unit, Seluma Dapat Dapat 200 Unit Bedah RTLH Program BSPS
RAPAT BEDAH RUMAH: Sekda Seluma saat melakukan rapat bersama dengan Dinas Perkimhub dalam rangka persiapan pelaksanaan program bedah rumah RTLH tahun 2026 ini-Fauzan-radarselatan.bacakoran.co
TAIS – Setelah mengusulkan 2.653 unit rumah tidak layak huni (RTLH), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma akhirnya membuahkan hasil. Sebanyak 200 unit program bedah rumah melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat berhasil diamankan Pemkab Seluma.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Erlan Suadi SP, M. AP mengatakan, untuk tahap I Pemkab Seluma mendapatkan bantuan bedah rumah sekitar 200 unit yang siap direalisasikan dalam waktu dekat ini. Rumah yang akan dibedah ini tersebar di 14 kecamatan se Kabupaten Seluma.
"Alhamdullillah usulan kami membuahkan hasil. Tahap I kami terima 200 unit, ini semua tak lepas dari peran Bapak Bupati Seluma yang terus mendorong agar program bedah rumah bisa diterima di Kabupaten Seluma,"ujar Erlan Suadi.
BACA JUGA:Pererat Silaturahmi, Pemkab Kaur Siapkan Safari Ramadan 1447 H di 15 Kecamatan
BACA JUGA:Wabup Kaur Sambangi Kemnaker RI, Perjuangkan Perluasan Lapangan Kerja
Lanjut Erlan, untuk realisasi kegiatan rehab sebanyak 200 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Seluma masih menunggu surat keputusan (SK) penetapan calon penerima program Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.
Karena nantinya, ada perwakilan pemerintah pusat di daerah untuk memverifikasi langsung penerima. Selain itu, meraka juga akan membantu dan mendampingi penerima program BSPS dan mengawasi pelaksanaan kegiatan rehab rumah tersebut.
"Insa Allah dalam waktu dekat, saat ini masih menunggu verifikasi dari tim pemerintah pusat langsung dan penetapan SK," ujarnya.
Dirinya menambahkan, program BSPS ini untuk masyarakat yang masuk dalam kategori miskin dari segi pendapatan perbulan dan konfirmasi rumah yang memang benar benar tidak layak.
BACA JUGA:Waspada Banyak Nomor Palsu Ngaku Kajari Seluma
BACA JUGA:Operasi Keselamatan Nala 2026: Puluhan Pengendara Ditegur, Pelanggaran Berbahaya Ditilang
Setiap unit rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah dianggarkan senilai Rp 20 juta, untuk bahan material, dan upah tukang. Alokasi ratusan unit bedah rumah ini juga diperoleh melalui proses panjang. Mulai dari tahapan pengusulan, koordinasi lintas sektor, hingga komunikasi intensif dengan kementerian terkait di tingkat pusat.
"Program bedah rumah ini tak lepas dari peran pak Bupati yang konsisten menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat. Dan mudah mudahan dengan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Seluma," pungkasnya. (rwf)