Pemkab Kaur Setujui Pemanfaatan 43 Aset BMD

Sekda Kaur Dr. Nasrur Rahman, S.Hut, M.Si-DOK-radarselatan.bacakoran.co

BINTUHAN – Pemkab Kaur secara resmi menyetujui pemanfaatan sebagian aset daerah untuk percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih(KDKMP). 
Total 74 titik lokasi telah dialokasikan, yang terdiri dari 43 aset Barang Milik Daerah (BMD) dan sisanya berasal dari lahan milik pemerintah desa setempat. Persetujuan ini tertuang dalam surat Nomor : 000.2.3.2/2872/BPKAD/BA/2025.

BACA JUGA:Peringati HAB Kemenag Gelar Berbagai Kegiatan

BACA JUGA:Innalillahi Waiinaillaihi Rojiun Tokoh Pramuka Kaur Meninggal Dunia

Sekda Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si, menjelaskan bahwa langkah ini menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan KDKMP.
Pemanfaatan BMD ini dilakukan melalui mekanisme Penggunaan Barang Milik Daerah untuk dioperasikan oleh Pihak Lain, sesuai Permendagri Nomor 19 Tahun 2016. 
"Dalam rangka tertib administrasi pengelolaan Barang Milik Daerah, direncanakan penggunaan sebanyak 43 BMD dan 31 Aset desa," ungkap Dr. Nasrur Rahman.

BACA JUGA:Paket Revitalisasi Gedung Diserahkan, Minta Sekolah Jaga Fasilitas

BACA JUGA:Jauhi Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini

Adapun 43 aset BMD yang direncanakan penggunaannya tersebut tersebar di berbagai kecamatan, termasuk Kaur Selatan, Maje, Tanjung Kemuning, Nasal, Kaur Utara, Padang Guci Hulu, Padang Guci Hilir, Kinal, Tetap, Sukaraja, Lungkang Kule, Kaur Tengah, dan Muara Sahung.
Terkait progres pembangunan, Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kaur, Dyki Marianto, S.Si, M.AP, menyampaikan bahwa saat ini pembangunan sudah berjalan di 23 titik yang tersebar di 15 kecamatan. 

BACA JUGA:Sektor Perikanan di Bengkulu Selatan Optimis Lebih Maju

BACA JUGA:Efisiensi Anggaran Diarahkan Untuk Program Prioritas

Selain gerai sembako ada juga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Merpas Kecamatan Nasal salah satu lokasi yang saat ini pembangunnya diatas 70 persen. 
"Target pemerintah satu desa satu gerai sembako pembangunan ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa dengan memotong rantai distribusi barang kebutuhan pokok," tambahnya. (jul)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan