PT. SBS Siapkan Skema Beasiswa Anak Kurang Mampu di Tahun 2026

PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) saat ini tengah mematangkan wacana beasiswa pendidikan untuk warga kurang mampu-IST-DOK

KOTA MANNA - Sebagai bentuk dukungan terhadap program pendidikan di Bengkulu Selatan. PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) saat ini tengah mematangkan wacana beasiswa pendidikan untuk warga kurang mampu. 
Jika tidak ada halangan, program ini akan direalisasikan pada tahun 2026 mendatang  sehingga banyak masyarakat yang merasakan dampak positifnya. 

BACA JUGA:Antisipasi Tindakan Buli, Bupati Sarankan Perkuat Kedekatan Guru dan Siswa di Sekolah

BACA JUGA:Optimalkan Randis Yang Ada Untuk Pejabat Daerah

"Jadi akan ada rencana program skema bantuan atau beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu. Ini kami siapkan  supaya nanti tidak ada anak putus sekolah," ujar KTU. 
Lanjut Sofjan, untuk masyarakat yang dipilih. Nantinya mereka akan kerjasama dengan pemerintah desa wilayah penyangga (berdekatan dengan PT SBS). Sehingga, bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mendapatkan sambutan hangat masyarakat. 

BACA JUGA:Wujudkan Tata Kelola Data Akurat, Pemkab Bengkulu Selatan Gelar Rapat Forum Satu Data Indonesia

BACA JUGA:Masyarakat Desa Tambangan Harapkan Jalan Hotmix untuk Perbaiki Akses Penghubung Desa

"Untuk jumlah kuota penerima, itu belum dapat kami sampaikan. Kami masih menunggu arahan dari pimpinan pusat, hanya saja, kami akan sesuaikan dengan jumlah anak kurang mampu dan benar-benar butuh bantuan," imbuh Sofjan. 
Masih kata Sofjan, sebelum program beasiswa diluncurkan, pihaknya akan menggelar sosialisasi terlebih dahulu. Sehingga masyarakat lebih tahu maksud dan tujuan program yang diwacanakan. 

BACA JUGA:Pedagang di Kawasan Objek Wisata Bengkulu Diminta Tertib Berjualan

BACA JUGA:Pertamina Bentuk Satgas Nataru Pastikan Pasokan Energi Tetap Aman

"Nanti yang paling prioritas misalnya anak yatim, anak piatu atau anak yatim-piatu. Kami juga akan kerjasama dengan Dinas terkait supaya program ini berjalan sesuai dengan tupoksi dan regulasi," pungkas Sofjan. (rzn)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan